DITUNGGU, PEMIMPIN YANG MAU MEMBENAHI POLRI
Tuesday, 16 June 2009 11:08
Rating    (0 vote)

DITUNGGU, PEMIMPIN YANG MAU MEMBENAHI POLRI

(Harapan Dan Keluhan Tentang Perilaku Polisi)

 

انما هلك الذين من قبلكم انهم كانوا اذا سرق فيهم الشريف تركوه واذا سرق فيهم الضعيف اقاموا عليه الحد

Sesungguhnya penyebab rusaknya umat sebelum kamu adalah karena mereka itu: jika yang mencuri adalah orang-orang terhormat, mereka biarkan; jika yang mencuri adalah rakyat jelata, barulah hukum ditegakkan (al-Hadits).


Komentar Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us | selengkapnya
 
Pembangunan fasilitas kesehatan non pemerintah tak lekang oleh krisis
Wednesday, 06 May 2009 12:56
Rating    (0 vote)

Pembangunan sarana kesehatan selama satu tahun ke depan tak lekang oleh terpaan krisis ekonomi global yang juga mampir ke Indonesia. Dalam 12 bulan terakhir BCI Asia, sebuah media informasi rencana proyek konstruksi, melaporkan sedikitnya ada 190 proyek fasilitas kesehatan, di seluruh Indonesia.

Komentar Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us | selengkapnya
 
Pesona Pasar Konstruksi Bali di Tengah Badai Krisis Ekonomi
Sunday, 03 May 2009 10:07
Rating    (0 vote)

Oleh: Dian Putra  

 

Industri pariwisata yang merupakan tulang punggung perekonomian Bali tidak luput dari dampak krisis ekonomi global. Sejumlah proyek melambat pelaksanaannya dan merubah jadwal realisasi konstruksinya, untuk mengantisipasi melemahnya pasar permintaan.

 

Namun pesona Pulau Dewata yang sudah menjadi destinasi utama pelancong seluruh dunia tidak menyurutkan minat para pengembang dan operator fasilitas sarana hospitality baik lokal maupun mancanegara untuk melakukan ekspansi usahanya.


Komentar Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us | selengkapnya
 
WOC, Deklarasi Kelautan dan Optimalisasi Ekonomi
Tuesday, 03 February 2009 18:36
Rating    (0 vote)

World Ocean Conference 2009Baliho, spanduk, umbul-umbul, maupun famlet terlihat meriah hampir di setiap sudut Kota Manado, Sulawesi Utara. Begitu pula dengan pembangunan maupun penataan kota di sana terlihat cukup massif, seolah ‘kejar tayang’. Rupanya, kota tersebut sedang menyiapkan hajatan akbar World Ocean Conference 2009 dan Coral Triangle Initiative (CTI) 2009. Hajatan dunia dan sudah diakui sebagai agenda resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar 11-15Mei 2009 ini merupakan bukti bahwa negeri ini diakui sebagai Negera Kepulauan Terbesar di dunia yang memiliki wilayah perairan yang begitu luas.

 

Komentar Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us | selengkapnya
 
SANKSI SOSIAL DAN BUDAYA BAGI KORUPTOR
Saturday, 06 December 2008 18:12
Rating    (0 vote)

Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan beberapa pengamat hukum yang intens terhadap perkara korupsi bahwa pemberian baju tahanan khusus bagi para tersangka/terdakwa korupsi diperlukan untuk membuat pelaku korupsi menjadi malu dan akhirnya memberi efek jera terhadap pelaku dan orang lain agar tidak mengulangi lain perbuatan korupsi. Secara pribadi saya kurang sependapat dengan pandangan tersebut apabila dikaitkan dengan perkembangan modernisasi sekarang yang tidak diikuti dengan perkembangan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat. Perkembangan kehidupan modern sekarang ini berimbas antara lain pada tingginya tingkat kebutuhan hidup seseorang, namun terkadang tidak diikuti dengan meningkatnya taraf penghasilan yang memadai untuk pemenuhannya, juga tingginya tingkat kehidupan sosial seseorang yang lebih mengarah pada sikap individualis sehingga lambat laun menghilangkan nilai kehidupan yang lebih bermasyarakat. Keadaan ini berdampak pada nilai sosial dan budaya masyarakat antara lain munculnya pola perilaku hidup yang cenderung menghalalkan segala cara dan menghilangkan budaya rasa malu dari seseorang. Dengan memanfaatkan kekuasaan atau jabatan yang ada padanya, para penguasa atau pemegang jabatan tersebut akan mencari dan berbuat dengan cara apapun juga, meskipun dia tahu itu salah dan melanggar hukum, bagaimana caranya memanfaatkan situasi agar dia mendapat pemasukan yang besar diluar gaji atau penghasilan resminya, dan itu dilakukan tanpa mengindahkan lagi budaya rasa malu pada dirinya terhadap orang lain, bahkan secara radikal memunculkan pemikiran individualis bahwa untuk apa malu dan perduli terhadap orang lain, yang penting saya senang dan kebutuhan saya terpenuhi meskipun itu dengan cara-cara yang tidak benar/tidak halal. Dikaitkan dengan korupsi, perbuatan yang dulunya sangat tabu dan tercela dalam masyarakat, lambat laun berubah menjadi perbuatan yang biasa saja, istilahnya jika ada pejabat yang korupsi, itu perbuatan biasa dan bukan hal baru dalam kehidupan sekarang. Mengapa demikian, faktanya banyak pelaku korupsi, baik yang sementara dalam proses hukum maupun yang sudah disidang dan berkekuatan hukum tetap perkaranya, meskipun dia telah di vonis penjara lalu bebas setelah menjalani hukumannya, dia tetap hidup mewah dan berperilaku bak orang penting dan jumawa seolah-olah dia tidak pernah bermasalah dan masih akan dibutuhkan oleh masyarakat dan Negara, bahkan setelah bebas dari penjara tetap diberi jabatan dan pekerjaan yang penting oleh Negara. Dalam dirinya tidak ada sepercikpun rasa bersalah dan penyesalan, apalagi mengharapkan munculnya rasa malu bahwa dia seorang koruptor, jangan diharapkan karena degradasi nilai sosial dan budaya pada diri mereka sangat minim bahkan telah hilang sama sekali. Keadaan ini diperparah dengan adanya dukungan sebagian masyarakat yang punya pola pemikian dan perilaku yang sama bahwa korupsi itu adalah hal biasa saja dan tidak perlu dibesar-besarkan. Dengan demikian yang diperlukan sekarang adalah sanksi sosial dan budaya bagi para koruptor tersebut. Oleh karena perbuatan korupsi adalah kejahatan yang khusus dan luar biasa dampak kerugian yang ditimbulkan bagi masyarakat dan Negara, maka perlu perlakuan atau sanksi khusus dan luar biasa pula bagi koruptor tersebut. Dalam hal ini perlu ditanamkan dalam diri masyarakat yang didukung oleh pemerintah suatu pandangan nilai sosial dan budaya bahwa perbuatan korupsi itu adalah perbuatan yang sangat tercela, menjijikkan dan haram hukumnya dalam agama. Sangat perlu ditanamkan pemikiran bahwa seorang koruptor tersebut adalah seorang penjahat besar sehingga tidak perlu dikasihani lagi, koruptor itu tidak perlu ditemani dan tidak perlu diajak bekerja sama lagi, koruptor itu tidak perlu dirangkul dan diberi kesempatan menjabat lagi, bahkan kasarnya lebih baik koruptor itu dikucilkan dan dijauhkan dari pergaulan dan kehidupan masyarakat lagi. Meskipun hal ini sangat ektrim dan dianggap melanggar HAM seseorang, namun karena perbuatan korupsi adalah kejahatan khusus dan luar biasa, rasanya dapat dikecualikan mengingat dampak kerugian yang ditimbulkan dari perbuatan koruptor tersebut. Dengan pemberlakuan sanksi sosial dan budaya terhadap koruptor tersebut diharapkan akan membuat calon koruptor lain jera dan berpikir panjang untuk melakukan korupsi, dengan pemikiran bahwa mereka akan terkucilkan dan hilang dari pergaulan masyarakat jika mereka melakukan perbuatan korupsi.
Komentar Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us
 
Koordinator untuk di luar Jawa
Wednesday, 19 November 2008 08:15
Rating    (0 vote)

Salam Sukses untuk semua alumni UNEJ Kebetulan saya saat ini berada di luar Jawa (Sulawesi), mohon info apakah ada koordinator untuk tiap daerah/pulau/negara untuk ikatan alumni UNEJ ini, kalo emang belum terbentuk, sekiranya boleh usul tolong dibentuk untuk bisa dilakukan pendataan. Thanks Salam Sukses Udik Suhartono
Komentar Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 11 dari 55

Alumni Terbaru

Highslide JS Highslide JS

Donasi Web

2300919378
an. Khoiril Anwar
121-00-0465046- 5
an. Khoiril Anwar
Laporan & Donatur

Pengunjung Online

Total: 2
Alumni: 0 / Tamu: 2
No members online

Shout It!



Login dulu untuk chat!
Daftar dulu di sini!

Warga Kauje